Puisi Parutan Keju

Bismillaah

Puisi Parutan Keju

A poetry by Sakura Sizuoka

"Papa, kikj eerst, Papa" pinta Gadis Kecil itu dengan wajah cerah menghiasi wajah ayunya

"Ja, Little Angel," jawab Bapak Muda yang sedari tadi serius membaca koran pagi sembari melipat korannya

"Goed ja, Papa? Lekker hoor," celotehnya sambil mengerjap-ngerjap lucu

"Haha, natoerlijk, Little Angel," ucapnya setelah tersenyum lebar ... Kopinya telah menjadi kopi spesial. Gadis Kecil itu telah memasukkan parutan keju ke dalamnya. Lihat! Kopinya membludak, parutan kejunya terlalu banyak.

Aaah, kau tahu? Gadis kecil itu aku.

Aku bersama Papa di suatu pagi cerah, hari Ahad. Seperti biasa kami sarapan di tenda. Musim panas memang selalu menghadirkan kehangatan sepanjang hari. Terang benderang di bawah siraman sinar mentari.

Ummm, aku kreatif kan? Membuatkan Papa kopi keju. Haha. Aku ingat, Papa meminta Mama untuk mengapresiasi kopi buatanku. Eh, kopi buatan Mama yang sudah kutambahkan parutan keju. Hikaaa.

"Oooh, Gendhuk Honey ...," Mama mengacungkan kedua ibu jarinya. "Jempol imbuhnya." Haha. Kami tergelak. Aku melompat, duduk di pangkuan Papa. Manja.

---#---

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Puisi Parutan Keju"

Posting Komentar