Bismillaah
Seronce Kata Rindu
A poetry by Sakura Sizuoka
Entahlah, sampai detik ini aku juga tidak mengerti
Mengapa lengkungan angkasa pada saat malam
Selalu saja menghadirkan rindu
Dengarkanlah ... Ia membisik-bisikiku mantra-mantra cinta
Ummm, apakah lengkungan separuh wajah bulan
Dia sedang pucat, malam ini (ataukah sabit selalu pucat?)
Atau kah gemintang yang malu-malu mau berkelap-kelip di kejauhan sana?
Mega-mega itu, apakah kuasa mengantarkan rindu?
Aaah, mungkin angin lembut yang semilir meniup-niupkan lantunan syahdunya
Jujur, aku tidak mengerti
Yang kutahu, setiap malam datang dan bergulir lembut menuju pagi
Aku terpeluk rindu ....
Leiden, 7 September 2015
Belum ada tanggapan untuk "Seronce Kata Rindu"
Posting Komentar