Rabb ... Aku Malu

Bismillaah

Rabb ... Aku malu.

Malu pada-Mu. Mengapa aku terus saja berkecimpung dalam kemaksiatan?

• Nakal sama Mama

• Tidak nurut sama Mama

• Tidak mendengarkan Mama

Padahal, Mama hanya memintaku untuk baik-baik saja. Hikaaa. Aku maaaluuu, Rabb. Harusnya, aku mendengarkan Mama. Tidak nakal. Menurut sama Mama. Harusnya, dulu itu aku tidak merajuk dan rewel minta dibuatkan akun facebook. Akhirnya, semua menjadi seperti ini. Hikaaa.

Mengapa aku terus saja lalai dan terlena? Astaghfirullaahaladhiim. Bahkan, aku lebih menomor satukan kepentingan-kepentingan yang lain, dari pada Engkau. Padahal, Engkaulah Rabb-ku. Pengatur dan Penguasa-ku.

• Saat Adzan berkumandang, aku malah masih sibuk dengan HP

• Saat jadwal muraja'ah tiba, aku malah asyik BBM-an

• Saat jadwal belajar tiba, aku malah asyik dengan novel-novel

• Saat ....

Astaghfirllaahaladhiim. Rabb, ampuni aku. Termasuk, jika aku merindukannya. Hikaaa.

Rabb ... Allaah, Allaah, Allaah.

Dekap aku. Aku rindu. Dekap aku erat, Rabb. Jangan pernah lepaskan. Jangan, Rabb. Aku rinduuu. Aku takkan berarti apa-apa tanpa-Mu.

Janji, Rabb, tidak akan nakal lagi.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Rabb ... Aku Malu"

Posting Komentar