Bismillaah
Menguncuplah Asa
An acrosstic poem by Sakura Sizuoka
Mengapa harus air mata melinang
Embun pagi telah menghiasi pucuk-pucuk daun, bukan?
Nanti, kau juga akan semakin mengerti
Gerimis pun bersabar dalam rahim awan
Untuk menepati janji hati
Nanti, kau juga akan semakin memahami
Cobalah pejamkan matamu!
Untuk mengulang semua kenang itu lagi
Pada pentas tak kasat mata ....
Lalu, biarkan semua itu tetap di sana
Aku pastikan, kau akan berbahagia
Harus berbahagia!
Apakah kau akan terus membiarkan dirimu seperti ini?
Seperti diri tanpa ada yang memiliki
Akan kah selamanya seperti ini?
Leiden, 7 September 2015
Belum ada tanggapan untuk "Menguncuplah Asa"
Posting Komentar