Bismillaah
Cinta,
Dirinya menyakitiku
Menggores hatiku
Hingga terluka seperti ini
Berdarah-darah
Bernanah!
Berlinang air mata
Berkalang reruntuhan asa
Remuk redam!
Bagaikan pecahan kaca aquarium di ruang tamu waktu ada gempa Bantul dulu
Luluh lantak!
Ambyar ....
Dirinya, Cinta
Seorang anak manusia yang aku menyebutnya Surga
Kusapa dia dengan panggilan kesayangan, Mas
Sakit tiada terperi lagi
Pahit tiada duanya
Namun, apalah daya?
Aku hanya bisa merasakannya
Menelannya begitu saja
Seolah aku ini balita yang diminumkan obat oleh ibunya
Menurut karea takut
Bukan menyadari untuk sembuh!
Yaaah ... Aku hanya bisa pasrah!
Kujalani semuanya dengan hati berserah
Hanya pada-Mu, Cinta
Kepada-Mu, Pemilik Cinta!
Izinkan diri ini menanyakan satu hal
Salah kah bila aku mencintainya?
Bila dia mencintaiku?
Dan kami saling mencintai?
Salah kah, Cinta?
Jika kami bersalah, mohon benarkanlah
Luruskanlah!
Karena hanya Engkaulah Yang Berkuasa atas kami, Cinta
Engkau Maha Segala
Jadi, Cinta
Aku harus bagaimana?
Mas harus bagaimana?
Kami harus bagaimana?
Cinta,
Mungkin aku harus menepi dan menjauh darinya?
Menitipkan dirinya pada-Mu sepenuhnya
Menitipkan semua rasa cinta ini
Beserta seluruh harapan
Hanya pada-Mu
Maka, teguhkanlah hati dan segenap cinta ini
Wahai Pemilik Nyawa kami
Hingga takdir-Mu datang untuk menghalalkan kami
Dalam ikatan cinta-Mu
Cinta Suci
Aamiin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Belum ada tanggapan untuk "Cinta,"
Posting Komentar