Bismillaah
Dear Barometer Cintaku A poem by Sakura Sizuoka
Love, assalamu'alaykum Detik ini ada gelenyar indah merambati dinding kalbuku Aku menamainya sekuncup rindu Menyembul romantis dari tangkainya
Lihatlah, Love! Indah seputih kuncupan tulip di Kebun Kecil kita kelak Boleh kah sejak saat ini aku menamaimu Barometer Cinta? Karena bagiku, kau energi lahir dan batinku
Barometer Cintaku! Dengarkanlah dan resapkanlah ini ke dalam samudera rasamu Aku ... Menunggu hadirmu, di sini, selamanya! Jadi, tetaplah dalam simpul mati cinta kita, selamanya
Semoga, Rabb meridhai kita Jadikan kita pasangan jiwa bersetia seiya sekata Dalam ikatan suci tak kasat mata Bersama cinta yang tersemat nyata!
Love, Suara Hatiku Wassalamu'alaykum, Love
Leiden, 20 Juli 2015
Belum ada tanggapan untuk "Dear Barometer Cintaku,"
Posting Komentar