Aku Dan Gadis Kecil Itu

Bismillaah

Aku Dan Gadis Kecil Itu By Sakura Sizuoka

Gadis kecil berkerudung merah tulip berjalan menyusuri tepian kanal Dengan ember kecil berwarna hijau lumut di tangannya Skop kecil berwarna merah jambu terlihat menyembul di tepian mulut ember Wajahnya berbinar, memancarkan kebahagiaan Mata bulatnya menyuguhkan samudera biru, tenang, merangkulkan kedamaian Kuikuti langkah riangnya menuju jembatan yang menghubungkan Sleedortuin dan Kimduin Tunggu! Aku mengenalnya Yaa, aku mengenal siapa gadis kecil itu Mantel bulunya, sarung tangan dan boot merahnya Siapa dia? Sepertinya dialah yang selama ini ini Di sepanjang musim semi Memberi makan bayi-bayi waterkip di bawah jembatan itu Oh, ya! Aku mengenalnya Memahaminya. Karena itu aku Dia, itu aku Belasan tahun yang lalu Saat usiaku begitu bersahaja Mengikuti panah takdir Cinta Yang Sempurna Melangkah riang Dengan wajah penuh harapan Aku ingat, Sesekali aku berhenti untuk menoleh ke belakang Aku mencari seseorang Seseorang? Siapakah? Mama? Papa? Atau ...? Aaah, entahlah Semua menjadi bias Aku tak ingat lagi Sampai boot merah itu terus membawaku Ke tepian jembatan Pandanganku menerawang Aku yakin, gadis kecil itu, aku di masa lalu itu Tengah menyapa langit Langit cerah Sleedorntuin Di hari hari kedua musim semi Angin mendesingkan nyanyian rindu Hahaha Rindu? Yang kusemaikan untuknya Salju Sun Moon Star Air Ocean Montain Sky Dan, aku terkesiap Saat daun-daun yang masih basah oleh embun membuat boot merahku terpeleset "Aaau," aku mengaduh Memegang erat pegangan ember kecilku Sedih seketika menyelubungi hatiku Betapa tidak? Remahan roti kering itu kini berhamburan Di atas pepasir "Leiiideeen, lihatlah, Okinomu bersedih. Waterkip, maafkan aku," bisik hatiku perih. Jemari mungilku, memungutinya Dengan tetes-tetes bening bergulir Di antara kedua pipi gembilku Sedikit merutuki diriku sendiri "Boot merah, kenapa kau membuatku terpeleset? Apa karena kakiku ini tak sama dengan kakinya? Kaki Fatin maksudku," Aku menangis Kini dengan dua alasan Karena remahan Karena remahan roti untuk waterkip tumpah dan berhamburan Dan karena aku menyadari Fatin tak lagi menemaniku Memberi makan waterkip Well, Oooh, Hellooo Okinohara, di belahan dunia yang lain sekarang Yogyakarta Yang melukiskan banyak cerita Kenangan Sejarah Perjuangan Aku, tak tahu lagi Apakah kedua kakiku ini Masih akan berpijak di jembatan kecil itu? Menuturkan tentang kami Zain, Fatin dan aku Di antara cericip bayi waterkip Yang berebut Remahan roti ... :) Semogaaa, mata panah takdir kembali Membusurkanku ke sana Berharap Berdoa Semoga! Aku, dan gadis kecil itu Sama Karena dia itu aku Okinohara Shofwani Houvan Syakura

Leiden, 10 Mei 2015

Kata-kata ini kuroncekan untuk Netherland mijn Vaderland

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Aku Dan Gadis Kecil Itu"

Posting Komentar