Bismillaah
Pita Merah Tulip A poetry by Sakura Sizuoka
Gendhuk Honey, syafakillaah, Sayang Allaah mencintaimu Bukalah matamu, Sayang Mata sebening samudera itu, hamparan Taman Surga bagi Mama
Kerjapkanlah, Sayang Lihatlah, Mama menungguimu melakukan itu Penuh hasrat Penuh semangat, Gendhuk Honey, segeralah siuman
Sakit ya, Sayang? Sini, berikanlah rasa sakitmu itu untuk Mama Biarkanlah Mama yang menanggungnya, semuanya Asalkan Honey sembuh, Mama ikhlas ...
Gendhuk Honey, Mama sangat mencintaimu Sayang, tolong, bukalah matamu Biarkan Mama melihat beningnya Mata Air Surga di sana Di bola mata yang menyorotkan keteduhan
Tidak tahu, harus bagaimana Andai itu tiada pernah terjadi Mungkin, pita merah tulip ini, akan bersedih pula Lihat, Sayang! Ia selalu siap mengikati kuncir kudamu!
Mama tidak kuat, Sayang! Jika kedua telaga beningmu ini senantiasa terpejam Mama tidak sanggup Dan biarlah pita merah tulip ini, Mama ikatkan di pergelangan tanganmu
Leiden, 10 Agustus 2015
Diadaptasi dari catatan kecil Mama Di buku hariannya, April 2015
Gendhuk Honey Pita merah tulip ini pun bersedih Melihatmu seperti ini
Den Haag, April 2015
Belum ada tanggapan untuk "Pita Merah Tulip"
Posting Komentar